Seringkali kita gemas dengan sikap pasangan dan cenderung ingin mengubahnya. Hasilnya, malah kita kesal sendiri karena dia sama sekali tak berubah. Meski tak mudah, mengubah sikap dan kebiasaan pria bisa dilakukan kok. Anda hanya perlu tahu triknya.



1. Jangan mengajari
Ego pria yang tinggi membuat mereka tak suka diberitahu dengan cara diajari. Karena cara ini hanya membuat mereka merasa seperti sedang dinasehati ibunya. Hindari menggunakan kalimat perintah. Cara ini hanya akan membuatnya kesal. Lebih baik gunakan kalimat ajakan. Dia mungkin akan bergerak melakukan ajakan Anda tanpa merasa dipaksa.

2. Saat yang tepat
Sebenarnya pria tak keberatan kok diprotes atau dikritik. Anda hanya perlu melihat situasi. Pastikan Anda tidak memprotes pasangan saat itu juga, atau beberapa saat setelahnya. Sikap Anda hanya akan mengundang emosinya.

3. Beri rayuan
Siapa yang tidak goyah jika dirayu dan diberi iming-iming? Cobalah memintanya dengan sedikit rayuan. Banyak pria yang bisa luluh dengan rayuan atau bujukan halus. Apalagi jika ditambah iming-iming yang sangat menarik dan memang yang dia harapkan. Si dia pasti akan langsung pasang tampang sumringah dan bergegas mengabulkan permintaan Anda.

4. Minta baik-baik
Sadarkah Anda bahwa raut wajah kesal atau kemarahan Anda hanya akan membuatnya bingung? Daripada memasang tampang judes atau mendiamkannya, lebih baik ajak dia duduk bersama di suatu tempat yang nyaman, saat hatinya sedang senang. Psst... pria tidak bisa membaca pikiran kita. Jadi, lebih baik katakan saja dengan jelas apa keinginan Anda.

5. Pakai trik negosiasi
Menawarkan semacam barter atau kompromi bisa menjadi cara yang positif untuk menghindari konfrontasi dan membuang beberapa kebiasaan yang tidak perlu.

6. Bicara terbuka
Anda juga bisa mencoba berbicara dengan pasangan tanpa bernada mengancam atau menghina. Biarkan dia tahu bahwa kebiasaannya itu membuat Anda turn off. Anda dan dia perlu membiasakan diri untuk berdialog. Namun, jangan jadikan diskusi ini sebagai usaha untuk mencari benar atau salah.

7. Satu langkah kecil, bukan satu lompatan
Ingat, bagaimana Anda mengajari hewan peliharaan untuk duduk atau bersalaman. Ada tahapan untuk mengajarinya. Begitu pun saat meminta pasangan melakukan sesuatu. Anda tak bisa memintanya melakukan hal yang romantis jika dia bukan orang yang romantis. Namun, Anda bisa mengajarinya untuk bersikap romantis.

sumber: kompas.com